Buatlah Kontrak Denganku!
Setelah itu.
Berita tentang Monster mulai menyebar ke seluruh
dunia dengan cepat, para pembawa berita pun memberitakannya tanpa henti.
Sederhananya, berita ini diulang tanpa henti di
seluruh dunia, sampai saat ini tidak ada lagi serangan besar, karena beberapa
waktu yang lalu monster-monster itu punya masalah, yaitu monster lain yang datang
melawan mereka----kata Zonmi, Dia mengklaim mereka adalah Monster Tamer
berpengalaman (?) yang bekerja secara rahasia.
Namun, setelah Zonmi pergi, tak ada lagi kabar
darinya. Jadinya kontrak tidak pernah dibuat.
Dua hari berlalu sejak hari itu; minggu.
Ini adalah kewajiban untuk datang ke sekolah, menjadi
murid benar-benar membosankan.
“Ahh---a, akankah monster muncul di kota ini---“
Suara sambutan menggema di seluruh ruang kelas
setiap pagi.
Yang berada di sebelahku sambil mengatakan omong
kosong ini adalah Sakamoto Youhei.
Memang namanya terdengar seperti seorang aktor
tampan, tetapi penampilannya bisa dibilang dibawah rata-rata. Dia bertanding
denganku selama beberapa tahun siapa yang paling lama bisa bertahan tanpa punya
pacar, sampai sekarang hasilnya belum ditentukan.
“Oh--- Aku tidak pernah menyangka kau punya semacam
kecenderungan untuk bunuh diri.”
“Goblok, tidak mungkin! Bagaimana aku bisa mati
sebagai perjaka sebelum kelulusan.”
“Jangan sesali perkataanmu.”
Lebih mementingkan harapan daripada hidupnya
sendiri, Youhei ini sangat hebat.
“Apakah ini sering muncul di film? Ada gadis yang
diserang monster! Di sini, aku akan menjadi pahlawan yang menyelamatkannya!
Tidak ada jalan lain yang lebih mudah daripada ini untuk mendapatkan gadis!
Hanya menyelamatkan gadis saat dalam bahaya.”
“Bagaimana bisa kau bilang itu mudah---“
Menanggapi omongannya, jepang memang negara yang
damai.
“Itu hanya persoalan sederhana.”
“Eh?”
“Chiharu, apa kau tau tentang insiden monster?”
Insiden monster---
Saat ku dengar kata itu, dia berteriak dari lubuk
hatinya.
“ini tersebar di forum online. Monster yang
menyerang monster lain----itu sepertinya dikenadalikan, ini seperti mereka
dilatih oleh Monster Tamer agar mereka bisa melakukannya.”
“Oh---, jadi seperti itu.”
“Keren---, para Monster Tamer itu. Mereka bisa
membuat SDF sinting itu terbang!”
Walaupun wajahku menunjukan ketidaktertarikan,
tetapi sebenarnya aku sangat terguncang di dalam hatiku.
Jika, Monster Tamer benar-benar ada---
Aku harus menjadi Monster Tamer. Karena mereka
bilang aku berbakat.
Bagaimanapun, dimana letak kesalahanku----berat juga
menerima kenyataan bahwa Zonmi hilang dariku.
“Mengapa aku ingin menjadi Monster Tamer, tentu saja
untuk mendapatkan pacar.”
“Bukankah itu sedikit blak-blakan.”
“Oleh karena itu, Chiharu. Ayo tangkap beberapa
monster setelah pulang sekolah.”
“Eh? Tunggu sebentar, bagaimana bisa jadi seperti
itu?”
“Haha, untuk menjad Monster Tamer, memiliki partner
monster itu penting.”
“Jangan bilang semudah itu! Kau pikir kau bisa
berpartner dengan monster?”
“Tidak masalah, keluargaku memiliki toko daging. Aku
bisa menggunakan daging busuk untuk memancing mereka!”
“Dragon Quest!?”
Seriuslah, jangan campurkan game dengan kenyataan.
Selain itu, menurut Zonmi, kontrak dan cincin itu
penting---ini seperti Pokeball dari Pokemon.
Ngomong-ngomong, benarkah keluarganya menjual daging
kualitas bagus dengan harga yang murah, jika benar maka aku akan mencobanya,
tetapi apakah monster benar-benar bisa dikontrak dengan ini.
*Ding dong*
Saat aku sedang memikirkannya, guru sekaligus wali
kelas kami---Moemi-sensei memasuki ruang kelas.
Waktunya belajar.
“semuanya kembali ke tempat duduk kalian.”
Bersamaan dengan kata-katanya, suara berisik itu mereda sejenak.
“Hari ini, aku akan
memperkenalkan siswa pindahan baru.”
“Woooooooooooooooowwwwwwwwwwwwwww.”
Dengan cepat, atmosfer kelasku diselimuti dengan
udara kehebohan.
“Woi, woi Chiharu. Kau dengar itu ? sangat sulit
dipercaya, sekarang tangan dan kakiku bergetar tanpa henti? kapan sekolah
swasta ini terbuka? Bukankah perkembangan ini seperti game Galge.”
“Aku juga terkejut.”
Memikirkan hal yang sama.
Memang, sungguh langka
sekolah kami mendapat murid pindahan.
Mengenai divisi junior
dan senior dari sekolah swasta seiran, ini adalah kejadian yang jarang terjadi
di sekolah normal, belum lagi saat berada di tengah
jalan, terlontar ucapan.
“BI-SHOU--JO!”
“BI-SHOU--JO!” “BI-SHOU--JO!”
Tanpa diketahui ketika di seluruh ruang kelas
terlontar kata ‘bishoujo’(cewek cantik).
“BI-SHOU--JO!” ” BI-SHOU--JO!” “BI-SHOU--JO!”
“BI-SHOU--JO!” ” BI-SHOU--JO!” “BI-SHOU--JO!”
Ini terlalu berlebihan.
Mengapa aku harus melakukannya jika yang keluar
adalah seorang laki-laki.
Mendapat murid pindahan perempuan, ini tidak
sesederhana itu seperti di dunia manga atau anime.
Sebenarnya, sekolah swasta seiran baru saja diubah
menjadi sekolah campuran, jumlah siswa perempuannya juga masih sedikit. Rasio
perbandingan antara murid laki-laki dan perempuan lebih dari sembilan banding
satu.
Berada di sekolah yang semuanya laki-laki, mereka
menyerah dengan impian lama mereka.
Tetapi, di lingkungan semacam sekolah swasta seiran,
tempat yang telah menjadi sarang hormon testosteron.
“Masuklah Zonmi-san!”
Eh.
Tunggu sebentar, suara ini terdengar familiar.
(ding, dong)
Memenuhi harapan seluruh kelas, seorang gadis
berambut perak dan mata berwarna safir memasuki ruangan.
Wajah tegang itu mengingatkan pada sebuah lukisan.
Kaki dan tangan mirip seperti model.
Seperti yang telah disebutkan, sangat cantik.
Berlawanan dengan teriakan sebelumnya. Sekarang
kelas ini dipenuhi dengan atmosfer yang keheningan.
Benar-benar hening.
Benar-benar sangat hening.
Mereka semua terpesona dengan kecantikan siswa
pindahan---
“aku Zonmi R. Mckenzie. Mohon bimbingannya mulai
sekarang.”
Zonmi memperkenalkan dirinya dengan dingin dan nada
cuek.
Berdasarkan ingatanku, Zonmi memiliki kulit pucat,
dan sulit untuk menjelaskan benda yang menjulur keluar dari perutnya tanpa
terkejut karena itu dianggap 18+.
Tetapi sekarang.
Apa yang berdiri disana adalah manusia, terlebih
lagi, itu adalah sebuah kecantikan yang mempesona.
Apakah aku bermimpi?
Apa-apaan dunia ini.
“Zonmi-san, tolong perkenalkan dirimu dengan
singkat.”
“Aku memandang rendah keberadaan manusia. Oleh
karena itu, biarkan aku menyampaikannya secara singkat. Tolong jangan bicara
sok akrab denganku.”
“.....’’
Orang ini, apa yang dia katakan saat hari pertama
sekolah. Seharusnya dia bisa membedakan antara yang boleh dikatakan dan yang
tidak.
Dan juga, bagaimana jika itu merangsang para masokis
ini?
Melirik kearahnya, Youhei sok berlagak.
“lalu, bagaimana dengan tempat duduk Zonmi-san?”
Ibu wali kelas melihat ke seluruh kelas.
“Sini, Sini, Sini! Sensei, kursi di sebelah sini
kosong!”
Youhei langsung berdiri dan berbicara.
Eh, apa kita memiliki kursi kosong yang tersisa?
“Woi! Apa kau bercanda, akukan duduk di sebelahmu!”
Orang ini, konspirasi apa yang direncanakannya.
Ini tidak bagus. Aku memiliki firasat buruk.
Sesuai harapan, Youhei menunjukkan senyum layaknya
iblis dan berbicara:
“Sensei, Chiharu mencuri rekening orang tuanya saat
masih kecil, memesan majalah bokep lewat online, sungguh seseorang yang tidak
disiplin. Aku mengusulkan dia untuk dikeluarkan dari sekolah.”
Aku dikhianati. Aku baru saja dikhianati oleh
temanku sendiri?
“tidak sopan! Aku hanya membelinya sekali!”
Terlebih lagi, aku telah kehilangan mereka. Akibatnya,
buku itu sudah dibuang oleh adikku.
“Hmm, jika itu benar, Sensei, Chiharu membeli
majalah bokep dari dekat rumahnya dan melakukan sesuatu yang tidak bisa
dipikirkan saat di toilet. Dia seharusnya dikeluarkan dari sekolah.”
“Mengapa aku harus dikeluarkan hanya karena itu!”
Situasi semacam ini, semua anak SMA laki-laki yang
sehat seharusnya pernah melakukannya sesekali.
Kampret. Si bangsat ini berani mengkhianati temannya
sendiri.
Dia benar-benar tidak memiliki nilai apapun sebagai
teman.
“Lalu Zonmi-san. Rasanya kursi disebelah Youhei-san
itu kosong, tolong duduk disana.”
“Ya, ya, kursi kosong disebelah Youhei sudah
ditempati.”
“bukankah itu aku!”
anak itu (Youhei) berteriak-teriak dari sebelah sana.
Mungkin, bu guru tidak tahan dengan keributan yang
dibuat Youhei.
Walaupun dia tidak benar-benar paham, tetapi itu
menyelamatkanku dari beberapa masalah.
“Dari mana saja kau?”
Banyak pertanyaan yang ingin ku tanyakan.
Dia menanyainya dengan suara yang tidak bisa
didengar oleh sekelilingnya.
“Tentu saja, untuk masuk ke sekolah ini, aku harus
menyelesaikan beberapa pekerjaan sebelumnya.”
“Ha, untuk apa itu ?”
“Apakah kau harus menanyakannya, aku sudah
mengatakan ini sebelumnya---untuk melatihmu menjadi Monster Tamer kelas atas.
Untuk mewujudkan tujuan itu, keseharianmu harus diubah dulu.”
“Tunggu dulu, aku tidak mengerti apa yang ingin kau
lakukan.”
“Hanya orang-orang yang memiliki kemauan kuat saja
yang bisa menggunakan sihir dlam skala yang besar. Oleh karena itu, aku perlu
mendisiplinkan badan dan pikiran busukmu itu terlebih dahulu.”
“Aku tidak ingin dipanggil busuk oleh orang
sepertimu.”
“Hah, Chiharu apa penglihatanmu itu buruk? Aku busuk
dari mana?”
Periksa kembali dengan teliti.
Wajahnya terlihat seperti boneka sama seperti
sebelumnya.
Melihat tubuhnya---itu sama seperti seragam yang
menunjukkan tubuh seperti model luar negeri, untungnya itu kontras dengan
seragan sekolah swasta seiran.
Dengan penampilannya, lebih dari seratus orang akan
bilang dia adalh seorang gadis yang cantik.
“Apa yang kau lakukan untuk membuat tubuhmu terlihat
seperti itu?”
“Dengan sihir, mengubah penampilanmu seperti manusia
normal itu mudah sekali. Mulai sekarang aku akan menggunakan penampilan ini
untuk mengamati Chiharu.”
“Mengamati, serius.”
“Adakah yang membuatmu tidak puas?”
“Baiklah!”
Selain itu, aku tidak bermaksud untuk menjadi
Monster Tamer---
Mengapa dia selalu mengabaikan pendapat orang lain.
“Selain itu, benda yang terakhir kali dikirim ?”
“Eh?”
“saat cincinnya datang. Ayo buat kontrak.”
“Hey. Mengapa kau sangat ingin membuat kontrak. Apa
tak ada hal lain selain itu ?”
“Benar-benar, kau tidak tahu apapun Chiharu.”
Zonmi menjawab dengan spontan.
“Ada dua
keuntungan seorang Monster membuat kontrak dengan Monster Tamer. Pertama yaitu
penyedia sihir. Lewat kontrak, kekuatan sihir yang terakumulasi di tubuh
Monster Tamer dikirim ke Monsternya.”
Bagi Monster sihir sudah seperti hidup mereka
sendiri. Tidak hanya menambah kekuatan mereka, jika persediaan sihir habis,
menjaga penampilan manusia mereka sangat tidak mungkin.
Keuntungan lain adalah pemanggilan. Lebih tepatnya
ini adalah keuntungan untuk si Tamer. Dengan menggunakan cincin sebagai media
dan mantra, Tamer bisa memanggil Monsternya dimanapun mereka mau. Tanpa
memanggil Monster, tidak mungkin dia bisa melindungi dirinya sendiri.
“Ehem---. Dengan kata lain, aku mengirimkan sihir
dari tubuhku kepada Zonmi, Zonmi bisa menanggapi panggilanku kapanpun.”
Intinya. Mirip seperti [Imperial Summon] saat
periode keshogunan Kamakura Bakufu.
Mengesampingkan pertanyaan bagaimana dia bisa tau
tentang sejarah jepang, Zonmi memberi alasan yang cukup masuk akal.
Jadi, tidak mungkin dia tau jika kekuatan sihir
selalu dihasilkan dari tubuhnya.
“ini memalukan, tapi tak ada yang bilang cincinnya
sudah dikirim. Tidak mungkin keduanya hilang.”
“Jadi begitu, rasanya aneh.”
Obrolan kami berlangsung lama, kelas pagi pun
akhirnya usai.
Sejujurnya, apa yang dikatakan oleh ibu guru tidak
meresap ke dalam kepalanya.
Tetapi itu bukan masalah besar untuk saat ini. Untuk
berjaga-jaga aku akan meminta Youhei.
“Permisi. Dimanakah Kusumi-san?”
Di kelas yang penuh dengan laki-laki, terdengar
suara gadis dengan sangat jelas.
Melihat asal suara itu, itu adalah teman masa
kecilku.
Berpenampilan dengan sepasang mata sebagai nilai
utamanya. Rambut ponytail panjang yang diikat dengan pita yang menggantung di
belangnya. Dipadukan dengan pakaian yang tepat, dia memancarkan aura berkelas.
Seorang nona yang berkelas---dia selalu meninggalkan
kesan kepada siapa saja yang memandangnya untuk pertama kalinya.
Kurose Kyouko.
Memanggil namaku, Dia dikenal sebagai gadis terbaik
di sekolah ini.
“Ah, itu Kyouko-sama.”
“Malaikat kita turun disini.”
Semua laki-laki langsung berteriak.
Situasi ini mirip ketika kelinci dilemparkan kedalam
kandang. Seperti benang dari laba-laba neraka.
Gadis nomor satu di Sekolah Swasta Seiran yang
sangat jarang ditemui, dan reputasi Kyouko benar-benar sangat tinggi.
Bagaimana bisa dia memiliki reputasi yang besar,
dalam majalah bulanan yang diterbitkan secara independen di sekolahku, [campur
tangan unsur seksual], [Kyouko-chan benar-benar seorang malaikat!] sudah
dinominasikan dalam Buzzword Award tahun ini.
Setiap minggu di sekolah [kebaikan Kyouko-chan] bisa
dilihat saat berkomunikasi dengan semua orang secara rahasia, semuanya berselera
kelas atas. Walaupun aku tidak tau bagaimana itu bisa ada, tetapi jika ada tisu
bekas ataupun stokingnya (dengan verifikasi DNA), gosip mengatakan harganya
bisa melambung sampai sepuluh ribu yen.
Untuk yang satu ini, aku tidak mengerti mengapa orang-orang
meributkan hal semacam ini.
Terlebih lagi ini adalah situasi spesial di sekolah
ini.
“hey, Kurose Kyouko(?) memanggilmu.”
Teman-temanku mengarahkan mata merah mereka yang
penuh dengan hawa membunuh padaku.
Tunggu dulu, aku tidak melakukan apapun, benarkan?
“Zonmi, tunggu sebentar ya.”
“Chiharu. Apa kau dengar dengan yang baru saja
kukatakan? Ku bilang aku akan mengawasimu 24/7.”
“....”
Zonmi mengeluarkan tatapan penuh kebencian.
Oi, kau tidak berencana untuk mengikutiku sampai ke
kamar mandi dan toilet kan?
Aku merasa diejek dalam hatiku.
“Zonmi-san! Aku jatuh
cinta pada pandangan pertama padamu! Kumohon pergilah denganku!”
Suara Youhei terdengar
seperti seorang komedian baru.
“Kau sangat licik
Youhei! Aku yang pertama melihatnya!”
“tidak, aku sudah
melihatnya dua belas ribu tahun yang lalu.”
Zonmi dikelilingi
segerombolan laki-laki.
Mereka, benar-benar
tidak memiliki rasa malu.
Sekolah Swasta Seiran.
Selalu berada diurutan
pertama [The Most Unwanted Boyfriend] dikalangan Sekolah Khusus perempuan.
Tetapi, ini adalah
kesempatan yang sempurna. Ini adalah kesempatanku untuk kabur dari Zonmi, dan
juga Kyouko punya sesuatu untuk dibicarakan.
“Ah! Tunggu! Chihari!”
Mengabaikan pandangan
minta tolong Zonmi, aku berlari kearah Kyouko.
Maaf
Zonmi. Aku akan kembali.
“Lambat! Kau benar-benar membuatku menunggu lama!
Kapan Chiharu-chan menjadi sangat berani. Siapa yang kau pikirkan?”
Ketika dia membuka mulutnya, luapan keimutan yang
keluar dari kata-katanya saat marah mengalir dari Kyouko.
Meskipun aku hampir
terbiasa dengan itu, tetapi bakat apa yang dipirkan orang saat dia bilang
begitu ?
“Sebenarnya, aku sangat
senang berbicara denganmu. Jadi sekarang, jarang sekali kau memanggilku.”
Statusku sebagai teman
masa kecil dengan Kyouko sangat berbeda jauh dari setting game galge yang kau
pikirkan. Hari-hari ketika kami memiliki hubungan yang bagus itu sangat
terbatas saat SD, setelah masuk SMP, makan siang bersama, bermain bersama,
keseharian itu perlahan hilang.
Jadi hubungan kami saat
ini hanya sebatas teman, kami tidak mencampuri urusan pribadi yang lain.
“Hmm! Jarang
sekali aku memanggilmu seperti ini. Apa kau keberatan dengan hal semacam itu ?”
“Tidak masalah.”
“Bisa kau maafkan aku untuk kali ini ?”
“Aku memaafkanmu.”
Aku langsung menyentil dahi kyouko, “Uwah” suara
ratapan kecil baru saja keluar, dia terlihat sangat marah.
“Oh. Selera humormu benar-benar setingkat anak SD.”
Kyouko berbicara pada dirinya sendiri. Itu sudah
tidak bisa dipungkiri lagi.
“Jadi ada apa. Orang-orang itu menungguku jadi
bisakah kau singkat saja bicaranya.”
“Itu, hari ini aku punya sesuatu yang penting untuk
dibicarakan.”
Aku tidak bisa membantu tetapi rasanya membingungkan
saat Kyouko membungkuk lalu mengajak pergi.
“Ada apa denganmu, sedang menstruasi ?”
“Hmm!”
“Uwahh.”
Karena angin, roknya terangkat.
Seperti herbivora, kaki rampingnya menyerang
kepalaku. Serangan fatal.
“Uh, sakit tau.”
“A-apa kau goblok? Mengapa aku harus membicarakan
periode menstruasiku denganmu ?”
“Kupikir kau lupa membawa handuk pembersih dan
sebagainya.”
“Jika ku bilang aku ingin kau memberikannya padaku!
Kenapa kau membawa-bawa hal seperti itu, dasar bejat!”
“Tentu saja aku tidak memilikinya. Aku tidak bilang
bahwa aku memiliki pembalut atau tidak. "
”Itu bahkan lebih jorok!”
Kyouko yang cantik sudah kembali.
Dari bantahanya, sekarang dia terlihat lebih
berpengalaman.
“Jadi kau ingin menemuiku hanya untuk ini? Bodo
amat, aku mau kembali.”
“Tentu saja tidak! Tunggu sebentar.”
Saat aku ingin kembali, lengan bajuku ditarik.
“Tunggu! Hari ini aku punya hal penting yang ingin
ku bicarakan denganmu.”
“Oi, jadi apa itu. Ini tidak seperti dirimu.”
Gadis cantik dan berbakat. Sedikit egois.
Pepatah itu sangat cocok dengannya, hari ini di
terlihat berbeda.
Ini seperti mendapatkan Heroine yang memiliki kesan
baik maksimal padamu. Apa dia makan sesuatu yang aneh.
“Singkatnya, ini sedikit tidak nyaman
membicarakannya disini. Ayo pergi ke tempat yang tidak ada orangnya.”
“Ya?”
Teman masa kecilku memegangi lengan bajuku sambil
melihat kearahku, aku tidak bisa apa-apa kecuali berdegup dengan kencang.
“A-a-a-a-a-apa yang kau inginkan ?”
“Tolonglah! Ini sangat rahasia jadi aku tidak ingin
orang lain mendengarnya.”
Dia bilang ini rahasia.
Melihat teman masa kecilku yang pipinya menjadi
sangat merah---aku akhirnya mengerti.
Gadis ini, jatuh cinta padaku.
Dia bilang dia ingin pergi ketempat yang tidak ada
orangnya, tidak peduli apa zamannya, ini harus dilakukan di gedung olah raga.
Meskipun banyak orang yang berada disini selama
istirahat, tapi untungnya tempat ini sepi saat pagi.
“Maaf telah memanggilmu keluar.”
“Tidak, tidak masalah. Jadi apa yang ingin kau
bicarakan denganku ?”
Aku lebih jahat daripada yang ku duga.
Apa yang ingin dibicarakan Kyouko---hari ini cerah.
Walaupun aku sudah memperkirakannya, aku akan tetap
menanyakannya, aku benar-benar orang yang buruk. Mungkin aku punya
kecenderungan untuk membuat seorang gadis menangis. Aku benar-benar berbakat
memikat hati wanita.
“Ku pikir Haru sudah tau tentang ini.”
“Um?”
“Aku, ingin membuat kontrak dengan Chiharu.”
“Ya?”
Tunggu dulu, tunggu dulu.
Sepertinya aku baru saja mendengar sesuatu yang
familiar.
“Ku pikir Haru sudah tau. Sebenarnya, aku adalah
Nephilim.”
“Apa ?”
“Jadi, kau belum mendengarnya---dari anggota International
Monster Association ? Ketika aku tau Haru memilihku sebagai partnermu, meskipun
aku tidak pernah mengharapkannya, aku sangat senang. Setelah itu ku pikir jika
itu adalah Haru maka itu akan sangat luar biasa.”
Kyouko dengan wajah malu-malunya terlihat gelisah.
Saat itu, aku memeras otakku untuk mencoba menilai situasi ini.
International Monster Association ? dimana aku mendengar istilah yang
mencurigakan itu ?
Jika Kyouko benar-benar Nephilim, dia sama seperti Zonmi; monster yang
dapat berubah bentuk menjadi manusia.
Bagaimana mungkin! Kyouko hidup sebagai manusia normal sampai sekarang.
“Aku selalu merasa rendah diri menjadi seorang monster. Aku benci diriku
sendiri karena bukan manusia. Namun, setelah ku dengar Haru dipilih sebagai
Monster Tamer, pikiranku berubah drastis. Ah, aku tidak pernah memikirkannya,
mungkinkah ini takdir? Haru adalah Tamer dan aku adalah partnermu. Tidak
masalah, semua bisa teratasi selama ada aku! Kita akan menjadi partner terkuat
yang pernah ada!”
Kyouko bicara tanpa henti seperti keran bocor, itu
membuatku pusing.
“T-tunggu sebentar. Apa kau bisa membuktikan bahwa
kau adalah Monster?”
“Jika maksudmu
transformasi, aku bisa menunjukkan padamu bentuk asliku.”
“....”
Kemana perginya teman
masa kecilku yang mulutnya selalu bertentangan denganku, ini mirip seperti
melawan bos terakhir di game RPG, ini ada di luar imajinasi tergilaku.
“jadi, berubahlah
untukku. Aku masih tidak percaya bahwa kau adalah monster tidak peduli apapun
itu.”
“Oi, tidak mungkin aku
melakukan ini didepan publik ? benar benar tidak mungkin! Ini memalukan!”
“Ayolah, kumohon.”
“kau bersikeras ingin
melihatnya?”
“Ya.”
Meskipun alasan mengapa
Kyouko tersipu malu masih tidak jelas, tetapi aku ingin melihatnya---monster
seperti apa kau ini. Pandangan tak berdaya ini teras agak melegakan.
“Baiklah. Pertama biarkan
aku melepas pakaianku dulu. Haru, tolong berbaliklah.”
Aku berbalik sesuai
perintahnya.
Um, pakaian?
Mengapa pakaian, aku
heran, tetapi jawabannya langsung muncul dikepalaku.
Kyouko bilang dia
adalah Nephilim---artinya, ketika bertransformasi tubuhnya akan menjadi sangat
besar melebihi manusia normal, itu akan membuat seragamnya sobek.
Aku tidak memikirkan
ini sebelumnya.
Tunggu dulu, jika ada
monster disini, bukankah sekolah akan menjadi kacau?
Menurut berita yang
kudengar beberapa hari yang lalu, gambaran menakutkan ketika bertemu gurita
akan muncul lagi diingatan mereka.
“Tunggu dulu, sekarang
jangan dipikirkan---“
Ketika aku berbalik,
aku tidak bisa berkata apa-apa.
Pakaian dalam.
Apa yang ada didepanku
adalah satu set pakaian dalam.
Rupanya Kyouko sedang
melepas pakaiannya, dia langsung berhenti melepas pakaiannya. Dari dilihat dari
bentuknya dadanya terlihat tidak terlalu besar, mengatakan hal semacam itu
disaat seperti ini.
Kembali ke topik, dia
memakai celana dalam berenda yang imut, dia tidak berubah pernah sejak SD.
“Waaaaaahhhhh---------!!”
“Tunggu, ini adalah
kece---“
Kyouko langsung
berteriak—
“Apa yang kau lakukan
?”
Zonmi turun dari
langit.
Ini bukanlah
halusinasi.
Zonmi berpegangan pada
payung di tangan kanannya.
Gadis ini telah mendarat.
Sejak anak-anak, semua
orang pernah bermimpi melompat dari bangunan tinggi menggunakan payung di
tangannya.
Dan itu baru saja
dilakukan Zonmi yang melompat dari jendela di lantai tiga.
Zonmi langsung
berkibaran di udara, seperti helaian rambut yang terbang terbawa angin.
Benar-benar gerakan yang bagus. Trik seperti apa yang dia gunakan untuk
melakukannya ?
“Apa yang kau lakukan,
Nephilim?”
“......”
Zonmi memanggil Kyouko
Nephilim. Jadi Kyouko benar-benar monster.
“Siapa kau? Kenapa kau
disini?”
“Kenapa kau
menanyakannya, tentu saja karena aku adalah partner yang dipilih Chiharu. Itu
adalah alasan kenapa aku harus berada disisinya.”
“Hah, partner? Bohong!
Aku adalah partner yang dipilih Chiharu!”
“Kau berani mengatakan
omong kosong itu, tidak ada gunanya mencoba menipu kami!”
Zonmi menatap Kyouko
yang hanya memakai pakaian dalam dengan tatapan tajam.
Apa yang terjadi,
situasi macam apa ini.
Ini
tidak aneh bagi Zonmi jika disalahkan. Terlebih lagi ini bukan urusan orang
lain.
“Aku,
tidak seperti itu! Ini karena Haru ingin melihanya tidak peduli apapun itu, itu
lah mengapa aku telanjang.”
“Hah?”
Meskipu
itu benar, tapi mengapa aku mesara ini akan menjadi kesalahpahaman.
Mata
Zonmi mulai kehilangan cahayanya, tatapan tanpa ampun datang dari matanya.
“Chiharu,
apa yang dikataka Nephilim itu benar?”
“Ya,
itu memang benar sih.”
Setelah
aku menjawabnya, Zonmi sengaja membiarkannya, “kuku” terdengar seperti
pandangan yang menyilaukan mengarah kepada Chiharu.
“Jadi Chiharu sangat
senag melihat tubuh telanjang Nephilim~. Sampai ketingkat dia sudah melupakan
kontrak kita, aku akan memisahkanmu dari gadis itu sekarang juga.”
“Tunggu, ini cuma salah
paham! Aku hanya ingin....melihat bentuk aslinya Kyouko.”
Ketika aku memberitahu
kebenaran itu---tampaknya itu malah menjadi bumerang.
“Fufufu, jadi, Master,
kau belum puas melihat pakaian dalam Nephilim, lalu kau ingin melihat tubuh
telanjangnya?”
“Eh, benarkah itu Haru
?”
“I-itu tidak benar,
dasar goblok!”
Gimana aku bilangnya,
tidak hanya Zonmi, tapi Kyouko juga jadi salah paham?
Ini seperti aku
berbicara sendiri. Mungkinkah mereka ingin membunuhku...
“Jangan coba
menyangkalnya, dasar Tamer bejat yang terobsesi dengan bokep lalu melupakan
kewajibannya, matilah kau !!”
*DUARK*
Hantaman payung Zonmi
mengenai kepalaku.
.... kampret, lagi? Dia
melakukannya lagi?
Rasanya seperti deja
vu.
Dengan rasa memuakkan
seolah dia telah mengguncang kepalaku, pandanganku menjadi putih, dan juga
merah. Sepertinya kepalaku berdarah.
Sepertinya, aku
tergeletak di tanah....aku tidak boleh kehilangan kesadaranku.
Guehh....
Di dunia ini, aku tidak
pernah berpikir bahwa itu adalah saat yang tepat.
Kampret. Jika seperti
itu, aku benar-benar akan pingsan sejak awal. Setidaknya aku tidak menderita
terlalu banyak.
Kepalaku pusing, aku
merasa ingin muntah.
“Ada apa dengan monster
ini! Lihat kemari! Jika kau melihatnya, mungkin kita bisa menyelesaikan
kesalahpahaman ini!”
“Kau masih
mempermasalahkannya? Chiharu tidak pernah memilih monster lain selain kami para
Ghoul!”
Kyouko, yang sudah
selesai memakai seragamnya, membawa semacam berkas di tangannya.
“...Ugh!”
Zonmi, setelah
menggenggamnya dengan kasar dan meliriknya, dia langsung gemetar.
*DUARKK!*
Saat aku merayap
dilantai, Zonmi mengayunkan payungnya kearah tengkorakku.
Ha, ha, ha. Terima
kasih... sebentar lagi aku akan mati...
Ketika
aku pingsan, untuk beberapa alasan aku berterima kasih kepada kekejaman tidak
masuk akal milik Zonmi.
Ketika aku sadar, aku
melihat pemandangan yang sangat aneh.
Pertama, ini bukanlah
kamarku. Sprei putih bersih. Lampu yang panjang nan lebar.
Disampingku, ada
sesuatu yang mirip pembatas berupa tirai tipis sepeti di ruangan pribadi.
Rumah sakit.
Meskipun aku kurang
familiar dengan tempat ini, aku sangat yakin aku berada dirumah sakit.
“Kau sudah bangun?”
Ketika tirai tipis itu
dibuka dengan suara yang ringan, aku melihat dua orang yang ku kenal. Mereka
adalah Zonmi dan Kyouko.
“Ah!”
Ketika aku melihat
wajah mereka, aku mengingat sekilas apa yang terjadi sebelumnya.
Aku langsung berteriak,
bagaikan isi perutku baru saja direbus.
“Zonmi...Aku...”
“Kenapa, bejat?”
Kata Zonmi, benar-benar
tanpa berpikir.
“Jangan datangkan itu
lagi! Apa yang akan terjadi jika aku mati?”
“Jangan khawatir,
Chiharu. Kau tidak akan mati hanya karena itu?”
“....maksudmu?”
Saat aku menanyakannya,
Zonmi, tanpa memejamkan matanya, mulai menjelaskannya padaku.
“Manusia yang telah
menjadi Monster Tamer memiliki fisik diatas normal. Karena, akhirnya, mereka
menggunakan kekuatan sihir untuk meregenerasi tubuh mereka dari dalam guna
penyembuhan. Mengerti maksudku? Dulu apa kau Pernah menderita karena luka
serius ?”
“...Mungkin.”
Baru sekarang kau
mengatakannya, itu benar.
Sejak aku kecil, lukaku
selalu sembuh lebih cepat dari orang kebanyakan.
Sialnya, sejak bersama
adikku, aku menjadi sasaran dari banyak kekejaman tidak masuk akal yang
dilakukan olehnya, dan itu sebabnya tubuhku memiliki banyak keuntungan, atau
itulah yang kupikirkan... terlebih, jika aku memikirkannya, hal itu tidak bisa
dijelaskan dengan sains.
“Emm, bukankah lebih baik
jika menjelaskannya pada Haru secepatnya?”
Orang yang telah
menyelanya adalah Kyouko.
Aku tidak tahu berapa
lama aku pingsan, yang pasti istilah-istilah pertama sudah dimulai---aku
berterima kasih atas kekhawatiran Kyouko.
“Sebelum itu, Chiharu,
aku ingin menanyaimu sesuatu. International Monster Association--- disingkat
IMA, apa kau tahui ?”
“Tidak, sama sekali.”
Atau, lebih tepatnya,
aku tidak tahu apapun samapi mereka memberitahukannya padaku.
“Haa...sudah kuduga.”
“Jadi begitu.”
Reaksi mereka mirip seperti
campuran antara shock dan bingung.
Mmm, apakah itu buruk
karena aku tidak tau apapun?
“Pertama, bagaimana
bisa kau memilih kami? Karena tidak diragukan lagi...”
“Tunggu sebentar! Aku
tidak ingat pernah memilih antara Zonmi ataupun Kyouko? Maksudku, sejak awal
aku tidak tau tentang pilihanku! Apa pilihannya...”
Akhirnya aku ditanyai
dengan pertanyaan yang membuatku terganggu sejak awal. Itu lebih seperti sumber
perselisihan kita.
“Apa kau menerima pesan
dari IMA? Setiap Tamer pemula harus memilih salah satu dari tiga Monster yang
tersedia untuk dijadikan partner pertama...”
Pesan.
Pesan?
“Aahh.”
Sekarang aku ingat,
sesuatu yang seperti itu...
Kapan itu terjadi? Ku
pikir itu belum lama.
“Kau menerima pesannya!
Jadi, Haru, apa yang kau lakukan dengan pesan itu?”
“Sejak awal itu sangat
mencurigakan, jadi ku hapus dan ku tandai sebagai spam.”
“....”
“....”
Eeemmm. Apa aku
mengatakan sesuatu yang aneh?
“Jadi begitu ya. Jika
kau menghapusnya tanpa memilih, aku berpikir mereka mengirimkanmu pesan lain,
tetapi, sungguh bodoh, kau memblokirnya. Bukankah itu ketidakberesan yang
menjadi sumber dari kekacauan ini?”
“Uuu...apa yang harus
kulakukan? Sekarang bagaimana ku menjelaskannya pada Papa.”
Zonmi melirikku dengan
sungguh sungguh, berbicara dengan lepas, sedangkan Kyouko benar-benar putus
asa.
“Tunggu sebentar! Aku
tidak mengerti. Mengapa ini terlihat seperti aku telah melakukan sesuatu yang
buruk?”
Dengan nada menusuk,
Zonmi berbicara.
“Singkatnya, kita ada
di situasi dimana kau harus memilih antara aku dan Nephilim.”
“Mmm, itu masalahnya?”
“Ini masalah besar!
Tamer pemula sepertimu hanya bisa membuat kontrak dengan satu Monster dalam
satu waktu. Dan seperti yang kubilang sebelumnya, kontrak dengan Monster Tamer
diperlukan untuk meningkatkan status sosial para monster, kau juga akan
menjatuhkan reputasi dari klan yang tidak kau pilih!”
“...He!”
Disaat seperti ini, aku
sadar sejak awal bahwa ini akan sangat sulit.
Zonmi meyakinkan sejak
awal, jika kontrak dibatalkan, tidak aneh jika akan terjadi perang antara Ghoul
dan Manusia.
Dan mungkin hal serupa
juga berlaku untuk Kyouko, jika aku membuat kontrak dengan Zonmi--- perang akan
terjadi antara manusia dan Nephilim?...
“Siapa yang ingin kau
pilih, Chiharu?”
Kata Zonmi sambil
memandang dengan hina padaku.
“Eh, eemmm. Aku...”
“Tentu saja Haru akan
memilihku, kan?”
Kata Kyouko, matanya
penuh dengan kegelisahan.
“Ehh?”
“Sebenarnya, Haru sudah
melihat...celana dalamku! Itulah mengapa, dia harus bertanggung jawab dan buat
kontrak denganku.
“Tidak, aku menggunakan
alasan yang aneh...”
Sebenarnya, itu sesuatu
yang sangat menarik untuk dilihat...
Ketika kulihat Zonmi,
dia terlihat butuh bantuan, untuk beberapa alasan, ‘Muu!’, dia terlihat masam.
“Jika seperti itu, aku
juga punya alasan untuk membuat kontrak. Sejak Chiharu melihat... organ
dalamku! Bertanggung jawablah!”
“Itu melebihi kemampuan
pemahamanku...”
Organ dalam dan Celana
dalam. Mana yang lebih memalukan untuk dilihat?
Fuu... tenang.
Dinginkan kepala. Sekarang, seberapa banyak aku berpikir, aku tidak menemukan perbandingan
yang tepat...
“Chiiihaaaaruuuu! Kau
masih hidup?...”
Terdengar suara penuh
kegembiraan dari seorang pemuda.
Tiba-tiba, seorang
laki-laki berambut runcing yang kukenal masuk lewat pintu rumah sakit.
Tidak laindan tidak
bukan, itu adalah temanku---Youhei.
Bagai dikirim dari
surga.
Hari ini menjadi hari
dimana aku bahagia bahwa dia ada.
“Maaf, waktunya untuk
perhitungan.”
“tunggu, Chiharu!”
“Haru!?”
Melihat kebelakang
untuk berbicara pada dua gadis cantik yang berusaha menghentikanku.
“Hey, ayo Youhei!”
“Apa yang terjadi,
Chiharu, tidakkah ini terlalu ramai?....Eh, hey? Apa yang dilakukan Zonmi-san
dan Kyouko-tan disini?.... eh, uwaaaaahh, oh, sungguh menyakitkan. Ada apa,
Chiharu? Biarkan aku pergiiiiiiii.....!!”
Sambil menarik telinga
Youhei, dengan cepat aku meninggalkan rumah sakit.
Terlalu
dekat. Sedikit lagi dan aku tidak dapat menghindari bencana yang tidak bisa
diperbaiki.
Diwaktu yang sama,
sambil memata-matai Chiharu dan ruang istirahatnya dari tempat yang jauh, ada
seorang gadis yang bukan manusia.
Yang memakai negligee
yang mempesona, seorang keturunan dari naga yang disebut-sebut naga terkuno
didunia---Naga Merah.
Menghadapkan wajah
kebawah sambil tidur di kasur, dia melihat ke arah bola kristal berwarna lapis
lazuli (biru kristal).
Dikatakan bahwa naga
merah memiliki ketertarikan untuk mengumpulkan harta karun dari seluruh zaman
dan tempat, dan tidur dikelilingi mereka.
Karena itu, di atas
kasurnya terhampar harta karun yang harganya sama dengan seluruh pendapatan
negara kecil, yang diambil olehnya.
Tentu saja, bola
kristal yang dia tatap masuk kategori harta karun yang tidak ternilai harganya.
Bola kristal itu
merefleksikan sesuatu layaknya cermin.
“Jadi...dia adalah
Monster Tamer yang dipilih karena cocok denganku?”
Terpantul di bola itu,
seorang pelajar SMA laki-laki yang mengenakan pakaian murah bis dilihat.
Level dari monster
mempengaruhi tingkat kemampuan mereka.
Dengan kata lain---
monster yang dia isi kekuatannya adalah bukti kebesaran seorang Tamer.
“Fu...mungkin aku terlalu
meremehkannya...”
Lalu dia menunjukkan
senyuman kejam, dalam hatinya, dia berpikir ini adalah saat yang tepat.
Semenjak Tamer tanpa
pengetahuan dan pengalaman bisa dengan mudah mengontrol seorang Monster.
“Kusumi Chiharu...kah?
aku akan menggunakannya sebanyak yang ku bisa. Malam ini, penagihan bayaran
atas darah yang mereka curi akan dimulai.”
Di dalam ruangannya
yang gelap, gadis itu mengeluarkan senyuman menakutkan.